
Suatu keadaan dimana tekanan darah berada diatas batas normalnya disebut hipertensi. Batas normal tekanan darah sistolik adalah 120 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolic adalah 80 mmHg. (Agrina, et al., 2011). Hipertensi adalah sebuah penyakit yang saat ini sering ditemukan di Indonesia. Tak hanya orang yang sudah lanjut usia saja yang menderita hipertensi, tetapi sekarang banyak orang dewasa juga menderita hipertensi. Di Indonesia sendiri, hipertensi merupakan penyebab kematian terbesar no 3 setelah stroke dan tuberculosis.
Kewaspadaan akan hipertensi seharusnya ditingkatkan untuk mengurangi banyaknya penderita hipertensi. Dengan memberi edukasi tentang hipertensi untuk mencegah terjadinya hipertensi dan juga edukasi untuk menurunkan hipertensi. Seiring dengan tingginya biaya untuk melakukan pengobatan, dan banyaknya jumlah bahan alami masyarakat mengalihkan pengobatan dengan bahan alami..
Menurut penelitian yang dilakukan di Desa Wonorejo Kecamatan Lawang menunjukkan bahwa seseorang yang menderita hipertensi dengan rentang usia 35-65 tahun yang menjadi responden mengonsumsi jus tomat. Dilakukan pengukuran tekanan darah dengan rentang waktu 30, 60, dan 90 menit setelah minum jus tomat. Hasil yang menunjukkan penurunan terbesar tekanan darah sistolik dan diastolik adalah saat rentang waktu 30 menit. Tomat yang digunakan adalah tomat buah yang berwarna merah matang sebanyak 150 gr kemudian diblender tanpa menggunakan air dan tambahan gula. Dalam jurnal ini, pengkurannya adalah selama dua hari berturut turut.

Selain dengan mengonsumsi jus tomat ada juga diet pisang ambon yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Menurut penelitian yang dilakukan pada bulan juni 2013 di Kelurahan Manembo-nembo Atas Kecamatan Matuari Kota Bitung menunjukkan bahwa untuk mengurangi atau menurunkan tekanan darah tinggi bisa dengan mengonsumsi buah pisang atau diet pisang ambon. Salah satu pisang yang kandungan kaliumnya tinggi adalah pisang ambon. Dalam sebuah penelitian di Amerika dan India telah membuktikan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium seperti pisang dapat menurunkan tekanan darah (Anon, 1999 dalam Sharrock & Lusty, 2000). Dilakukan dengan mengonsumsi pisang ambon 3 buah selama seminggu. Masing-masing penurunan rata rata tekanan darah sistolik maupun diastolik ialah sebesar 9,545 mmHg dan 9,091 mmHg.

Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa mengonsumsi jus tomat dan diet pisang amboh dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
Ref :
Agrina., Rini, S., Hairitama, R. (2011). “Kepatuhan Lansia Penderita Hipertensi dalam Pemenuhan Diet Hipertensi”. Jurnal Keperawatan PSIK Universitas Riau. 6 (1), 46-53.
Darmojo, B. 2001. Mengamati Perjalanan Epidemiologi Hipertensi di Indonesia. Medika, Juli.
Lizel R., Sonny K., dan Gresty Musi. 2013. Pengaruh Terapi Diet Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var. Sapientumlinn) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Klien Hipertensi Di Kota Bitung. Bitung. ejournal keperawatan (e-Kp) Volume 1.
Raharjo, Priyo. 2007. Pengaruh Pemberian Jus Tomat Terhadap Perubahan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik pada PenderitaHipertensi di Desa Wonorejo Kecamatan Lawang Malang Tahun 2007. Malang. Jurnal Keperawatan Volume 1 Nomor 2.